Perjalanan menulis buku ini bukan sekadar tentang arsitektur perangkat lunak. Ini tentang perubahan cara berpikir.
Saya memulai karier seperti kebanyakan programmer lain — membangun sistem monolith yang besar, kompleks, dan penuh dependensi. Awalnya terasa sederhana: satu database, satu kode utama, satu server. Tapi semakin besar sistemnya, semakin terasa bahwa “satu” tidak lagi cukup. Perubahan kecil bisa mengguncang segalanya. Satu error bisa menumbangkan seluruh aplikasi. Dan skalabilitas hanya menjadi ilusi.
Dari sanalah muncul pertanyaan:
“Bagaimana cara membuat sistem yang bisa tumbuh tanpa hancur?”
Pertanyaan itu membawa saya ke dunia microservices. Namun di sana pun, saya menemukan banyak jebakan baru.Tim yang terburu-buru melakukan migrasi, tapi kehilangan arah. Sistem yang dipecah-pecah tanpa strategi. Service yang saling berbicara tapi tak memahami satu sama lain.
Dari pengalaman itulah, saya menyadari — migrasi bukan sekadar urusan teknis, tetapi perjalanan budaya dan kesadaran arsitektur.
Buku ini saya tulis untuk membantu rekan-rekan programmer, developer, dan arsitek sistem agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Agar setiap orang yang membaca ini bisa memiliki peta jalan yang jelas: kapan harus mulai, bagaimana menilai kesiapan, bagaimana membangun komunikasi antar service, hingga bagaimana memastikan sistem tetap stabil ketika berubah.
Saya percaya, bahwa setiap sistem — sama seperti manusia — harus bisa beradaptasi dan berevolusi. Dan evolusi itu dimulai dari pemahaman yang benar.
Buku ini tidak sempurna, tapi ia ditulis dengan niat tulus: untuk berbagi pengalaman nyata, bukan teori kosong. Semoga setiap halaman yang Kang Legend tulis membawa inspirasi baru, membuka sudut pandang yang lebih luas, dan memberi keberanian untuk membangun sistem yang bukan hanya berjalan — tapi hidup.
Dengan penuh rasa syukur,
Bandung, 2025
Deni Husni Fahri Rizal